
L-Glutamine, disingkat glutamin, adalah asam amino yang terutama digunakan untuk pembakaran lemak, penurunan berat badan, dan pembentukan otot. Namun manfaatnya juga termasuk meningkatkan pencernaan dan kesehatan otak, serta mengobati masalah usus.
Rumus molekul glutamin adalah C5H10N2O3, yang merupakan salah satu dari 20 asam amino alami dalam makanan berprotein dan juga asam amino paling melimpah dalam darah.
Ini adalah 'asam amino esensial bersyarat', yang berarti bahwa tubuh kita dapat memproduksinya sendiri, namun laju sintesisnya tidak dapat memenuhi jumlah yang dibutuhkan, terutama ketika menghadapi penyakit atau atrofi otot, yang memerlukannya dari makanan.
Tahukah Anda bahwa sekitar 60% otot rangka pada tubuh manusia terdiri dari glutamin! Melengkapi dengan glutamin dapat membantu sintesis protein dan menyeimbangkan pH Anda secara alami.
Glutamin terdapat dalam protein hewani dan nabati (termasuk kasein dan protein whey), serta dalam suplemen makanan, dan sangat populer di industri kebugaran dan bidang lainnya.
Protein hewani seperti daging dan produk susu, serta protein nabati seperti kacang-kacangan dan nasi, semuanya mengandung glutamin. Secara umum diyakini bahwa protein hewani menyediakan asam amino yang lebih mudah dicerna dibandingkan protein nabati.
L-Glutamin
Meningkatkan daya tahan olahraga
Glutamin mendukung detoksifikasi dengan membersihkan amonia konsentrasi tinggi dari tubuh. Ini adalah zat penyangga yang mengubah kelebihan amonia menjadi asam amino lain, gula amino, dan urea.
Melakukan olahraga selama satu jam dapat menyebabkan penurunan sekitar 40% glutamin dalam tubuh, dan juga dapat menekan fungsi kekebalan tubuh, sehingga berdampak negatif pada latihan ketahanan Anda dan berpotensi menyebabkan sindrom latihan berlebihan. Namun, L-glutamin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh (sel T helper) dan mengurangi “stres” yang terkait dengan sindrom overtraining.

Mendukung kesehatan otak
Sebagai prekursor neurotransmitter glutamat di otak, glutamin sangat penting untuk meningkatkan kesehatan otak. Jika siklus glutamin glutamat terganggu dapat menyebabkan berbagai masalah otak, termasuk epilepsi, gangguan bipolar, skizofrenia, dan depresi.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas New York menunjukkan bahwa cedera otak traumatis ringan pun dapat menyebabkan atrofi otak, dan kerusakan ini sebagian besar disebabkan oleh gangguan sirkulasi glutamin glutamat dan peningkatan kadar glutamat yang tidak normal.


Apa itu L-glutamin?
L-glutamin adalah asam amino dan komponen protein. Asam amino dan protein memainkan banyak peran penting dalam tubuh kita. Secara khusus, glutamin berkontribusi pada pengangkutan karbon dan nitrogen dalam tubuh manusia (untuk pembelahan dan pertumbuhan sel), dan berperan dalam fungsi neurologis, fungsi usus, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Glutamin diproduksi oleh tubuh manusia di jaringan otot dan oleh karena itu dianggap 'tidak penting', artinya kita tidak harus bergantung hanya pada mendapatkannya dari makanan kita. Namun, ketika tubuh kita sedang mengalami stres (metabolik), menyediakan glutamin saja mungkin tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh kita. Oleh karena itu, ketika tubuh manusia menggunakan glutamin dalam jumlah besar, maka kita membutuhkan glutamin yang tidak diproduksi oleh tubuh sendiri. L-glutamin diproduksi oleh otot kita dan umumnya ditemukan dalam makanan kita. Jelas sekali bahwa tubuh membutuhkan glutamin saat pemulihan setelah olahraga dan penyakit serius.








